Wednesday, July 12, 2006

Penetapan Waktu dalam Islam

Hudzaifah.org - Seperti yang kita ketahui, penanggalan berdasarkan matahari mempunyai rentang waktu selama 365-366 hari berdasarkan lamanya 1 kali perputaran (revolusi) bumi terhadap matahari. Hal ini berbeda dengan sistem penanggalan berdasarkan bulan yang rentang waktunya selama 354-355 hari karena berdasarkan jumlah hari dalam 12 bulan Islam.

Yang menarik, jika kita sebagai seorang muslim menggunakan penanggalan berdasarkan bulan, kita bisa merasakan Ramadhan ataupun musim Haji dengan kondisi musim yang berbeda-beda. Hal positif yang bisa diambil dari fenomena ini adalah seorang muslim bisa bertahan dengan kondisi medan apapun. Namun dari itu semua, sebagai seorang muslim kita pun membutuhkan penanggalan matahari sebagai penetapan prediksi musim, walaupun sebenarnya penanggalan berdasarkan matahari memiliki kelemahan. Karena selama dalam 400 tahun terjadi pergeseran musim tiap tahunnya, yang menyebabkan penanggalan ini pun memerlukan modifikasi secara terus menerus.

Berikut dalil yang dijadikan rujukan mengapa umat Islam lebih menggunakan penanggalan bulan:

“Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu).” (QS. 10:5)

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi,...” (QS. 9:36)

Dalam khutbah di hari Arafah Nabi berkata:

...”Wahai Manusia! Dan sesungguhnya zaman telah beredar dari hari Allah menciptakan seluruh langit dan bumi.”

Sistem penanggalan Islam resmi digunakan pada tahun 16 H - yang dikenal sebagai Sistem Kalender Hijriyah - semenjak jaman kekhalifahan Umar RA dengan menjadikan peristiwa Hijrah Nabi SAW beserta sahabat ke Madinah sebagai hitungan tahun pertama. Tujuan penetapan ini adalah untuk mempermudah pencatatan administratif kekhalifahan. Sebagai tambahan, Nabi SAW berhijrah sampai ke Madinah pada tanggal 8 Rabiul Awal, sedangkan permulaan tahun Hijriyah dimulai pada bulan Muharram.

Berikut ini adalah nama-nama bulan Islam:

Muharram (30)
Safar (29)
Rabiul Awal (30)
Rabiul Tsani (29)
Jumadil Ula (30)
Jumadil Tsaniyah (29)
Rajab (30)
Sya’ban (29)
Ramadhan (30)
Syawal (29)
Dzulqa’dah (30)
Dzulhijjah (29/30)


PENETAPAN JUMLAH HARI

Dalam penetapan jumlah hari dalam satu bulan, yang perlu diketahui oleh kita adalah bahwa hal ini sama sekali bukan berdasarkan lama 1 kali perputaran (revolusi) bulan terhadap bumi. Karena selang waktu bulan mengitari bumi adalah sekitar 27,3 hari. Yang menjadi patokan adalah lamanya Fase Bulan, dari bulan mati (new moon) hingga bulan mati lagi, yakni berselang selama 29,5 hari. Rentang waktu ini digunakan baik dalam sistem penanggalan berdasarkan matahari (28, 29, 30, dan 31 hari) maupun sistem penanggalan berdasarkan bulan (29, dan 30 hari). Yang mungkin berbeda adalah dalam penanggalan berdasarkan matahari tiap bulannya tidak mempunyai sinkronisasi dengan Fase Bulan yang ada.

Penetapan jumlah hari dalam satu minggu (7 hari) juga berdasarkan Fase Bulan ini, yakni tiap-tiap kuartal; new moon - first quarter - full moon - second quarter - new moon. Sedangkan konsep minggu (hari akhir dalam satu minggu) dalam penanggalan Islam adalah jatuh pada hari Jum'at sebagai hari akhirnya. Hal ini didasari dari Qur'an dan Hadits, bahwa pada hari Jum'at terdapat keutamaan-keutamaan dibandingkan dengan hari lainnya, yaitu; hari Jum'at sebagai penghulu sekalian hari karena merupakan hari terbesar (mulia / raya) di sisi Allah dan sebagai hari sebaik-baiknya hari (afdhal) terutama untuk memperbanyak ibadah dan memanjatkan do'a karena diwaktu ini terdapat pengabulan dan pengampunan. Maka tidak heran semenjak dulu Jum'at sering dijadikan hari libur (weekend) bagi umat Islam untuk merayakannya dan meramaikan masjid dengan bersholat Jum'at berjamaah. Namun kini dikarenakan pengaruh Globalisasi yang besar, terutama ekonomi dunia, justru memaksa beberapa negara-negara Islam untuk mengikuti konsep hari yang disepakati secara internasional.

Berikut ini nama-nama hari dalam Islam: al-Sabt, al-Ahad, al-Itsnain, al-Tsulatsa, al-Arbi’ah, al-Khamis, dan al-Jum’ah.


PENETAPAN LAMANYA 1 HARI

Untuk penetapan lama waktu dalam 1 hari, dihitung berdasarkan lamanya rotasi bumi pada porosnya yang berselang sekitar 24 jam. Lama 24 jam ini pun dipakai secara lumrah oleh semua umat manusia di dunia, baik yang menggunakan penanggalan matahari maupun penanggalan bulan. Yang berbeda sebagai umat Islam terhadap umat manusia lainnya adalah: kapan dimulainya hari. Secara internasional, penetapan dimulainya hari hingga berakhirnya adalah dari tengah malam (pukul 00:00) hingga tengah malam kembali (pukul 24:00).

Sedangkan dalam Islam, hari dimulai dari terbenamnya matahari hingga terbenamnya kembali. Maka itulah kita selalu merasa bahwa waktu awal taraweh atau takbiran ied seolah-olah dilakukan sebelum harinya datang, padahal sebenarnya sudah masuk harinya. Contoh yang lain dari akibat ini juga adalah: dalam Islam lebih dikenal istilah "Malam Minggu" daripada "Sabtu Malam". Sebagai tambahan, dalam Islam juga sudah dikenal pembagian waktu dalam satu hari, seperti istilah waktu fajar/subuh, waktu dhuha, waktu dhuhur, waktu ashar, dan seterusnya. []

*) Penulis adalah Alumni Jurusan Arsitektur - FTSP, Universitas Trisakti, angkatan 1997. Sedang menyelesaikan study, sebagai Student Dipl.-Ing - Program (Hauptstudium) Fachbereich Architektur TU Darmstadt, Germany

Petunjuk Komunikasi, Dialog dan Debat

Hudzaifah.org - Misscommunication yang sering terjadi, bukan tak mungkin dapat menimbulkan perpecahan. Lalu bagaimanakah cara berkomunikasi yang baik dan benar agar suasana ukhuwah senantiasa terjaga ? Berikut ini adalah beberapa petunjuk komunikasi, dialog dan debat di dalam Islam.

Islam agama sempurna, mengatur segala aspek kehidupan. Salah satu hal yang penting dalam hidup ini adalah berlangsungnya komunikasi sesama manusia dengan baik. Islam mengatur itu pula, maka dalam kesempatan ini akan dikemukakan petunjuk berkomunikasi, dialog, debat, wawancara, adu argumentasi ataupun tukar pikiran secara Islami. Tulisan singkat ini insya Allah bisa dipegangi sebagai petunjuk dalam berkomunikasi secara umum, bahkan bisa digunakan dalam hal-hal khusus misalnya berwawancara secara langsung ataupun dalam acara-acara tertentu.

Berkomunikasi secara umum atau berdialog pun diberi bimbingan oleh Al-Quran, karena teori berdialog itu merupakan salah satu sarana da'wah untuk menyampaikan kebenaran.

Petunjuk dari Al Qur’an
Ada nash-nash (teks) Al-Quran yang menuntun tentang dialog di antaranya sebagai berikut: " .dan ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia." (Al-Baqarah: 83).

"..dan bantahlah mereka dengan cara yang baik." (An-Nahl: 125).

"Dan katakanlah kepada hamba-hambaKu: 'Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar)'."
(Al-Isra': 53).

"Maka berbicaralah kamu berdua (Musa dan Harun ) kepadanya (Fir'aun) dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut." (Thaahaa: 44).

"Dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbu-atan dan perkataan) yang tiada berguna." (Al-Mukminun: 3).

"Tolaklah perbuatan buruk mereka dengan yang lebih baik." (Al-Mukminun:: 96).

Dalil dari Hadits
Nabi Muhammad saw memberi petunjuk bagaimana berdialog dan berkomunikasi yang baik. Di antaranya:

"Permudahlah dan jangan kalian persulit, dan gembirakanlah dan jangan kalian buat mereka lari." (Muttafaq 'alaih).

"Perkataan yang baik itu adalah sedekah." (Muttafaq 'alaih).

"Bukanlah orang kuat itu karena kuat gulat, tetapi orang yang kuat itu yang menguasai diri/nafsunya ketika marah." (Muttafaq 'alaih).

"Senyummu terhadap wajah saudaramu itu adalah sedekah." (At-Tirmidzi, hasan gharib).

"Hikmah itu adalah harta mukmin yang hilang, di mana saja dia menemukannya maka dialah manusia yang paling berhak dengannya." (At-Tirmidzi dan Ibnu Majah, hasan).

"Sesungguhnya Allah itu Maha Lemah Lembut mencintai kelembutan, dan memberi atas orang yang lemah lembut sesuatu yang tidak diberikan kepada orang yang keras, dan sesuatu yang tidak diberikan atas lainnya." (Muslim).

Menuntut Kebenaran
Sebagai Muslim tidak dibenarkan mengingkari kebenaran, bahkan menyembunyikannya pun tidak boleh. Sebab mengingkari kebenaran dan menyembunyikannya itu di samping dilarang dalam Islam, masih pula meniru sikap Ahli Kitab. Allah berfirman, artinya: "Dan sesungguhnya sebagian dari mereka (Yahudi dan Nasrani) menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui." (Al-Baqarah: 146).

Adapun orang Muslim yang benar adalah yang menuju pada kebenaran danmenghindari diri dari tipuan. Cita-citanya adalah tercapainya kebenaran, baik itu ditangannya ataupun di tangan lawan bicaranya. Hingga seorang perempuan pun menolak perkataan Umar bin Khatthab seputar pembatasan mahar dalam khutbahnya di hadapan para pemuka mayarakat. Lalu Umar berkata: "Benarlah seorang perempuan dan telah salah lah Umar." (Dikeluarkan oleh al-Baihaqi 7/233). Riwayat ini dha'if, tetapi mengenai pentingnya tunduk pada kebenaran adalah tidak perlu diragukan lagi.

Perlu Dalil
Setiap hal yang dikemukakan memerlukan penjelasan, bukti dan dalil, bukan hanya sekadar omongan. Demikian pula dalam hal membantahnya, perlu dalil pula. Dalil itu syaratnya: harus shahih (benar) tidak boleh bohong, dan tak boleh menukil dari sumber yang tidak tsiqah (tidak terpercaya), hatta untuk mendukung perkataan yang sudah benar.

Mulailah mengemukakan dalil itu dengan yang paling kuat, kemudian yang kuat,lalu kemukakan tesa dan anti tesanya, dan jangan membantah dalil kuat dengan dalil yang lemah.

Hindari memaksakan dalil sesuai ambisi/nafsu atau yang dikenal dengan "mendalili kepentingan" seperti yang dilakukan oleh kaum sesat. Allah mperingatkan masalah itu, artinya: "Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu angkuh; maka beberapa orang (di antara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh?" (Al-Baqarah: 87).

Mereka itu menerima perkataan kalau sesuai dengan keinginan mereka, dan menolaknya kalau tak sesuai dengan ambisi mereka.

Katakan Aku Tidak Tahu
Tiap orang yang berdialog, lebih-lebih pelajar perlu memperhatikan bahwa termasuk sikap ikhlas dan takut pada Allah adalah mengucapkan "aku tidak tahu" dalam hal yang ia tak tahu. Atau minta waktu untuk mengkajinya lebihdulu.

Diriwayatkan dari Imam Malik bahwa ia ditanya tentang 48 masalah, lalu ia jawab yang 32 masalah dengan kata-kata: "Laa adrii", aku tidak tahu. Apabila Anda berdialog maka jangan malu minta penjelasan hal yang samar dan menanyakan hal yang tak diketahui, karena kalau anda diam maka justru akan mempersulit anda sendiri nantinya.

Jauhi Marah
Marah-marah itu sifat yang tercela, yang mengakibatkan orang lain tak suka,tak simpati , hingga orang-orang akan menjauhi si pemarah. Suatu ketika datang seorang laki-laki kepada Nabi saw lalu ia berkata: "Nasihatilah saya". Nabi bersabda: "Jangan marah." Beliau ulangi berkali-kali. (Hadits Riwayat al-Bukhari).

Marah itu tidak membawa kepuasan dan petunjuk dalam pertukaran pendapat.Kepuasan dan petunjuk Itu hanya bisa ditempuh dengan arif dan sabar, dua sifat mukmin yang baik untuk dijadikan gaya dialog. Terutama bila lawan dialogmu orang yang cepat marah, maka anda menghentikannya dengan ketenangan dan tuma'ninahmu.

Akui Kesalahan
Siapakah yang tak pernah bersalah, dan siapa yang ma'shum selain para nabi Allah dan rasul-rasulNya? Kesalahan itu adalah masalah thabi'i, alami. "Setiap Bani Adam itu pembuat kesalahan, dan sebaik-baik pembuat kesalahan adalah orang-orang yang sering bertaubat." (At-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad, dan Ad-Darimi).


Menghormati Pihak Lain
Orang-orang memperlakukan Anda sesuai dengan perlakuan Anda terhadap mereka. Perhatikanlah pembicaraan mereka maka mereka akan memperhatikan pembicaraanmu. Bersikap merunduklah/ tawadhu'-lah kepada mereka maka mereka akan tawadhu' padamu melebihi penghormatanmu pada mereka. Mulailah dengan pujian dan kemukakan hal-hal yang baik pada orang yang Anda ajak bicara, tapi jangan berlebihan lalu terjatuh dalam kebohongan dan kemunafikan, sebagaimana jangan sampai merendahkan diri keterlaluan sehingga jadi hina.

Menghormati pada setiap orang dengan batas-batas tertentu itu diajarkan,walaupun aqidah mereka berbeda. "Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berlaku adil." (Al-Mumtahanah: 8).

Akhlaq umum yang sudah diatur dalam Islam mesti dipakai pula dalam berkomunikasi, berdialog, ataupun berdebat. Nabi saw telah memberi peringatan secara gamblang dan tegas: "Mencaci orang Islam itu fasiq (keluar dari ketaatan) dan membunuhnya adalah kufur." (HR. Bukhari, Muslim, Ahmad, Ibnu Majah, An-Nasai). Mudah-mudahan tulisan singkat ini bermanfaat. Amien. []




(Oleh : Hartono. Rujukan: 1. Kaifa Tuhawir, Dr Thariq bin Ali Al-Habib. 2. Adabul Hiwar fil Islam, Saefuddin Syahin. 3. Al-Hiwaru, Adabuhu wa Dhawabithuhu fii Dhau'il Kitab was
Sunnah, Yahya bin Muhammad Hasan bin Ahmad Zamzami)

Sumber: http://www.alislam.or.id/artikel/a-komunikasi-debat.html

Documented by : Anugerah. W, 7 Juli 2002.

Rahasia Menikmati Perjalanan Halaqah, Menghilangkan Kejenuhan dan Meningkatkan Produktivitas

Hudzaifah.org - Bagaimana agar halaqah dapat berjalan secara dinamis dan meningkat produktivitasnya serta tidak terjebak dalam kejemuan? Sebab suasana jemu dapat berdampak pada antusiasnya peserta dan murabbi untuk mengikuti halaqah. Inilah beberapa kiat yang dapat diterapkan sesuai kondisi dan situsi halaqah agar dapat mewujudkan halaqah yang muntijah (sukes).


I . Urgensi Halaqoh

Halaqah adalah sebagai wadah pengkaderan. Urgensi halaqah adalah:

1. Melaksanakan perintah Allah SWT untuk belajar seumur hidup.
2. Mengikuti sunnah Rasul dalam membina para sahabat dengan metode halaqoh.
3. Sarana efektif untuk mengembangkan kepribadian Islam.
4. Melatih amal jama’i dalam mempertahankan eksistensi jama’ah Islamiyah.
5. Jalan untuk membentuk ummat (takwinul ummah) yang Islami.


II. Halaqah Muntijah (sukses)

Musthafa Mansyhur, pernah berkata: “eksistensi halaqah (tarbiyah islamiyah) tak boleh berakhir, walau daulah islamiyah telah berhasil ditegakkan.”

Bebagai Tipe Halaqoh :

1. Halaqoh sukses (muntijah)
Yaitu halaqoh yang dinamisasinya dan produktifitasnya tinggi.

2. Halaqoh paguyuban
Yaitu halaqoh yang dinamisasinya tinggi tapi produktifitasnya rendah.
Contohnya, Halaqoh yang kebanyakan isinya berupa games, rujak party, jalan-jalan, dll.

3. Halaqoh jenuh
Yaitu halaqoh yang produktifitasnya tinggi tapi dinamisasinya rendah.
Contohnya, Halaqoh yang sering ada penugasan namun jarang ada variasi dalam halaqohnya.

4. Halaqoh sedang
Yaitu halaqoh yang dinamisasi dan prodkutifitasnya sedang.

5. Halaqoh tipe rendah
Yaitu halaqoh yang dinamisasi dan produktifitasnya rendah.

Dinamisasi adalah jalannya halaqoh berlangsung dengan menggairahkan dan tidak menjemukan. Produktifitas adalah tujuan halaqoh tercapai.

Murobbi memiliki peran yang sangat penting supaya halaqoh menjadi muntijah. Hal ini karena murobbi yang memimpin halaqoh, sekaligus yang memotivasi, mengarahkan, membimbing, dan mengendalikan halaqoh.

Sistem Halaqah adalah input (paham manhaj, murabbi handal, mutarabbi potensial), proses yang dinamis, output yang produktif, dan akhirnya outcome mampu beramal jama’i dan pribadi yang islami.

Sebab Kurang Seriusnya Murobbi melakukan dinamisasi dan produktivitas halaqah:

1. Terjebak dengan rutinitas.
2. Sibuk dengan da’wah ’ammah yang lebih tenar dan ramai.
3. Sibuk dengan urusan dunia.
4. Terpesona dengan jumlah.
5. Merasa bahwa halaqohnya tidak ada masalah.
6. Kurangnya motivasi dan pengingatan dari ikhwah di sekelilingnya.
7. Terlena dengan cara yang digunakan pada masa lalu (conventional method).

III. Halaqah Dinamis

Manfaat Halaqoh yang Dinamis:

1. Kehadiran peserta yang rutin. (QS. Al Kahfi : 28)
2. Semangat yang tinggi. (QS. Al Anfal : 65)
3. Tanggung jawab yang besar.
4. Mempercepat pencapaian tujuan. (QS. Faathir : 32)
5. Meningkatkan kreativitas. (QS. Al Ankabut : 69)
6. Menghindari kemaksiatan. (QS. Al Hadiid : 16)
7. Memperkecil konflik atau masalah. (QS. Al Hujuurat : 10)
8. Mempererat ukhuwah. (QS. Al Anfal : 63)

Sebab – Sebab Munculnya Kejenuhan dalam Halaqah:

1. Suasana yang monoton.
2. Tiada keteladanan.
3. Kurangnya upaya untuk saling mengingatkan.
4. Konflik yang berkepanjangan dan tidak segera diselesaikan.
5. Kurangnya keikhlasan.
6. Perbuatan maksiat.
7. Kurangnya pemahaman.

Tahapan Kejenuhan:

1. Monoton.
2. Tidak memberi nilai tambah pada dirinya (eliminasi makna)
3. Menghindar dari kehadiran.
4. Tidak nyaman.
5. Apatis atau tidak peduli.

Dampak Kejenuhan:

A. Peserta: (7K)

1. Kehadiran yang tidak rutin.
2. Kedisplinan yang menurun.
3. Keterlibatan yang minim.
4. Ketidakpuasan yang meningkat.
5. Kemaksiatan yang muncul.
6. Konflik / masalah yang bertambah.
7. Keterlambatan pencapaian tujuan.

B. Murobbi

1. Malas melakukan persiapan.
2. Penyampaian yang kurang berisi.
3. Lupa pada tujuan.

Ciri – Ciri halaqoh yang Dinamis:

1. Suasana yang dinamis dan inovatif.
2. Komentar-komentar kerinduan pada pertemuan berikutnya.
3. Ingin berlama-lama.
4. Kehadiran yang rutin.


IV. Halaqah Produktif

’Tujuan usroh (halaqah) adalah menyiapkan orang-orang pilihan untuk memikul tanggung jawab yang amat besar” (Dr. Ali Abdul Halim Mahmud)

Pencapaian produktivitas harus diiringi pencapaian dinamisasi. Keduanya sama penting bagi kelompok dan individu. Sebagaimana tercantum dalam QS. Ali Imran : 102 (produktivitas) dan QS. Ali Imran: 103 (dinamisasi).

Produktivitas adalah banyaknya hasil (tujuan) yang ingin dicapai oleh seseorang atau sekelompok orang. Produktivitas dapat dilihat dari dua sisi: kuantitas dan kualitas.

Tujuan (sasaran) halaqah adalah:

1. Tercapainya Muwashofat/kenaikan jenjang
2. Tercapainya pembentukan murabbi
3. Tercapainya pengembangan potensi

Dr. Abdullah Qadiri berkata, ”Sesungguhnya seorang ikhwan yang benar tidak bisa tidak kecuali dia harus menjadi murabbi/naqib”

Kaidah fiqih mengatakan: ”Jika untuk mewujudkan sesuatu yang wajib dibutuhkan sesuatu, maka sesuatu itu menjadi wajib.” Dan takwinul ummah adalah wajib, karena itu cara mewujudkannya juga wajib. (QS. Ali Imran : 79).

3. Tercapainya pengembangan potensi
Yaitu potensi umum dan potensi khusus.

Manfaat Halaqah yang produktif:

1. Akselerasi peningkatan kualitas jamaah atau ummat.
2. Umat akan memiliki para pelopor yang tangguh untuk membawa umat keluar dari keterpurukannya.
3. Masa depan Islam akan cerah karena umat telah memiliki kader-kader yang produktif dan ’haus’ akan kemajuan menuju ridho Allah SWT.

Sebab-sebab tidak produktivitasnya halaqah:

INTERNAL

1. Tidak memahami tujuan
2. Terlena dengan proses
3. Kurangnya semangat bersaing (QS. Al Baqarah: 148)
4. Percaya dengan ’takdir’ yang salah.

EKSTERNAL

1. Kurangnya motivasi
2. Kurangnya penjelasan tujuan

Tahap-tahap Tidak Produktifnya Halaqah

1. Tidak jelasnya tujuan
2. Terjebak dengan tujuan ’palsu’
3. Disorientasi
4. Stagnan

Peran Murabbi dalam meningkatkan produktivitas halaqah:

1. Sebagai motivator
2. Sebagai koordinator
3. Sebagai evaluator


V. Keseimbangan Dinamisasi dan Produktivitas Halaqah

Bahaya Hanya Berorientasi pada Dinamisasi:

1. Lambat mencapai tujuan
2. Mengabaikan prioritas
3. Keberhasilan semu
4. Fanatisme/figuritas

Bahaya Hanya Berorientasi Pada Produktivitas:

1. Kejenuhan yang Kronis
2. Hilangnya antusiasme
3. Kehadiran yang tidak rutin
4. Keringnya iman dan lemahnya kontrol diri
5. Tumpulnya kreativitas
6. Lemahnya ikatan ukhuwah
7. Kalah bersaing
8. Prestasi yang tidak maksimal


VI. Rumus Meningkatkan Dinamisasi Halaqah

1. Rumus Dinamisasi Halaqah:

D = n(Pb) ( I + K + T )

Keterangan:

D = Dinamisasi
n(Pb) = Jumlah variasi perubahan
I = Keikhlasan
K = Keteladanan
T = Semangat mencapai Tujuan

2. Rumus Produktivitas Halaqah (dalam segitiga)

- Evaluasi
- Kemenangan kecil
- Tujuan

Formula Terjadinya Kejenuhan dalam Halaqah/Usroh:

J = n(Pt)/n(Pb) - ( I + K + T )

Keterangan:
J = Kejenuhan
n(Pt) = Jumlah Pertemuan
n(Pb) = Jumlah Variasi Perubahan
I = Keikhlasan
K = Keteladanan
T = Semangat mencapai Tujuan

Variasi perubahan tersebut dapat terjadi dalam :
1. Sistem belajar
2. Metode penyampaian
3. Media/alat belajar
4. Materi/madah
5. Agenda Acara
6. Waktu pertemuan
7. Tempat pertemuan
8. Komposisi peserta

Kiat meningkatkan nilai n(Pb) adalah dengan kreativitas dalam sistem belajar, metode penyampaian, agenda acara, alat belajar, dll. Agar kreativitas menjadi kultur baru, maka Murabbi perlu melakukan :

1. Memberi motivasi terus menerus kepada peserta untuk meningkatkan kreativitas.
2. Melakukan kegiatan dalam halaqah yang dapat menambah keakraban dan keterbukaan.
3. Membuat suasana halaqah yang santai dan menyenangkan, tapi serius agar peserta berani menyampaikan ide-idenya.
4. Menghargai prakarsa dan kritik peserta serta tidak melulu melakukan kecaman atau celaan terhadap pendapat-pendapat mereka.


Bersambung....


(Sumber : Buku "Rahasia Kesuksesan Halaqah (Usroh), Kiat Menikmati Perjalanan Halaqah, Menghilangkan Kejenuhan dan Meningkatkan Produktivitas Usroh" by Satria Hadi Lubis. Dirangkum oleh DSP dan AW. 25 Mei 2006)

Saturday, September 11, 2004

About Me

Kata Orang Aku itu orangnya Lembut dan tidak tega terhadap sesama. budiman, tulus, dan gampang tersentuh oleh cerita-cerita sedih.

Kalau suasana hati sedang baik, artistik, moderen dalam penampilan, dan juga pekerja yang kreatif. Namun kalau suasana hati sedang kebalikannya, condong dikuasai oleh emosi, pesimistis dan suka menyendiri.

Gampang memaafkan orang dan mudah menerima kekurangan-kekurangan orang lain. Oleh karena temperamen yang berubah-ubah, terasa sulit untuk bekerja di bawah tekanan atau buat bersikap obyektif. tak begitu menyukai jadwal yang terlampau ketat, tak dapat mengikuti terlalu banyak disiplin dan tak mampu menerima terlalu banyak kritik tajam. penuh kasih sayang terhadap anak-anak dan binatang, senang dengan pemandangan alami, dan merasa amat nyaman di dalam suasana rumah sendiri. Bahkan selalu ingin melimpahi sesamanya dengan kasih-sayang. akan selalu amat dekat dengan keluarga dan bahkan terlalu memanjakan mereka. Kemana pun pergi, selalu bertemu dengan orang-orang yang bisa dan mau menolongnya. jarang kikir dengan waktu maupun uang. romantis. memiliki bakat memperdaya yang mungkin tampak agak licik. muncul dengan permohonan yang gila-gilaan, yang hampir mendekati pemerasan. polos dan murni, Butuh Sanjungan terhadap bakat yang dimiliki untuk membuat kepribadian berkembang dengan luar biasa. sangat membutuhkan kasih sayang, perhatian dan persetujuan.

Aku menyukai bidang yang kreatif, karena memiliki jiwa seni yang cemerlang, dapat memperoleh kebebasan untuk melakukan apa saja yang paling kusukai. Selera saya kelas tinggi dan pilihan saya selalu tepat. Butuh rekan yang lebih kuat dan lebih tegas dibandingkan diri sendiri. Misalnya, seorang menejer yang akan bisa mendisiplinkan saya dan memanfaatkan bakat saya. Atau seorang sekretaris yang tangguh, yang tak segan-segan menolak segala permintaan dari orang yang hanya ingin memanfaatkan kebaikan saya, sekaligus bisa menolak segala tuntutan aneh yang muncul dari watak yang sedemikian lembut itu. suka mengambil keputusan dengan tidak tegas. suka mengekor atau mengeluh kalau segalanya tak sesuai dengan yang diharapkan. mudah khawatir dan acapkali membayangkan yang terburuk sebelum mulai berjuang. Tapi toh selalu terdapat orang yang ingin meyakinkan saya dan menyayang saya dengan tulus sebab sikap saya yang baik dan demawan mengundang tanggapan yang serupa dari orang lain.

Saya sosok yang memiliki kemauan keras, dominan dan ulet yang penuh dengan rasa cinta dan rela berkorban demi cinta. Sehubungan dengan ini, pernikahan saya mungkin tidak konvesional, tetapi Saya selalu berusaha menjaganya sesuai dengan idealisme Saya. Bersifat eksekutif (melaksanakan sesuatu), saya ingin tampil unggul dan akan berkorban untuk meraihnya. Kecenderungan saya untuk melamun dan membuang-buang waktu dapat menghapus kemampuan saya, sehingga rasa malas perlu ditekan agar tidak sampai menguasai diri saya. Rasa kecewa Saya kebanyakan datang dari melebih-lebihkan segala yang menjadi perhatian Saya. Kebebasan penting bagi saya; saya menderita bila dikekang atau dibatasi dalam segala hal. jangan sampai menurunkan idealisme sekali saya mewujudkannya, karena hal ini akan menjauhkan saya dari keberhasilan.Disukai orang banyak, kuat mental, suka menolong, suka memberi nasehat yang baik dan suka mempelajari ilmu pengetahuan

- Mudah menaruh rasa percaya pada orang lain
- Kalau mengerjakan sesuatu suka tergesa-gesa
- Tidak sabaran
- Tidak mau mengalah dan selalu ingin menang sendiri
- Mudah terpengaruh
- Jujur dan baik hati
- Boros dan suka memaksakan kehendak

Monday, August 23, 2004

Syahid....Kuingin Jadi Syahid

Syahid ?
Kata yang indah, syahid, setiap kali kata itu terngiang ditelingaku, begitu merdu dan indah, syahid? telah lama kurindukan dan kuimpikan syahid cita-cita tertinggiku.

Syahid?
telah lama kunanti hampir kulangkahkan kakiku menuju tempat syahid itu. Tapi, aku hanya mencurahkan air mataku dan membuat mataku perih dan hidungku memerah.

Syahid?
Ada ketenangan disitu, ada kebahagian disana, ada peristiwa yang luar biasa disana. Tapi, ketika kulihat seluruh hatiku yang terdalam, ternyata hatiku masih menyelipkan rasa takut mati. Bukan karena ku takut tubuhku yang hina ini tembus dengan pedang, bukan juga karena takut peluru itu mengoyak dadaku, bukan karena ku takut bom itu meleburkan seluruh isi tubuhku sehingga mengeluarkan isi otakku, mengeluarkan jantungku, usus dan seluruh isi tubuhku, bukan, bukan itu. Tapi, karena aku takut rasa sakit itu akan membuatku menjadi seorang yang durhaka pada Rabbku.

Syahid ?
Sungguh indah ketika para sahabat Rasulullah merasakan indahnnya dan lezatnya dirimu.

Syahid?
Betapa malu hatiku, ketika kulihat lagi isi hatiku masih ada setitik cinta dunia, masih ada ketidak ikhlasan, masih ada setetes kesombongan, masih ada cinta selain Rabbku dan masih banyak lagi yang melekat di hatiku.

Syahid?
Aku malu, sungguh malu kepada seluruh sahabat Rasulullah yang rela menerbangkan nyawanya, rela menggadaikan nyawanya demi agama dan kekasih tercinta Rasulullah. Sedangkan aku, ah betapa malunya aku. Alangkah indahnya kata-kata yang diucapkan Khubaib bin 'Adi, seorang pahlawan yang syahid di kayu salib,ketika dia ditanya dan diberi pilihan yang menggiurkan, sebuah kata-kata yang indah sebagai penolakan lezat nya dunia : " Demi Allah tak sudi aku bersama anak istriku selamat menikmati kesenangan dunia, sedangkan Rasulullah kena musibah walaupun oleh sepotong duri ".

Syahid?
Kurindukan saat itu, kurindukan kesyahidan, kurindukan saat Allah memberikanku kekokohan iman yang sangat kuat untuk menjadi seorang Mujahidah.

Syahid ?
Suatu saat ku kan menjemput dirimu, walaupun ditempat tidur sekali pun." Barang siapa mencari mati syahid dengan sungguh-sungguh maka akan Aku berikan kepadanya meskipun dia mati diatas tempat tidurnya " [H.R.Muslim].

Syahid?
Setiap mendengar kata-kata itu, kau tahu impianku dan mimpiku, ketika aku menjemputmu dan menggapaimu, syahid, aku akan bersama Rasulullah yang mulia,aku akan bersama selalu dan aku akan selalu berjumpa dan melihat senyumnya, ah indahnya.

Syahid?
Tunggu aku, aku akan menjemputmu seperti mujahid-mujahid di tanah palestina, menjemputmu seiring leburnya dosa-dosaku yang terlalu sesak memenuhi langit, ya aku akan menjemputmu, pasti.
Desah napasku ada cinta, Cinta Rabbku.
Setiap hembusan udara yang keluar Ada cita-cita yang indah, Cita-cita tuk sebuah janji.
Janji bertemu Rabbku tercinta
Bertemu Rasulullah tercinta
Bertemu Para Shahabat
Bertemu para syuhada Yang tlah dijanjikan Surga

Medan, Agustus 2004,
Yadi Syahid yang kurindukan

Friday, April 23, 2004

Malang Penuh Kenangan (2)

Apel City, Jum'at Pahing 26 Maret 2004

Aku nggak sadar kalau hari ini adalah weton ku loh ry....istilah orang jawa yaitu tepat hari kelahiranku untuk hitungan mingguan......yaitu tepat pada Jum'at Pahing Jam 16.00 WIB. tapi aku nggak menyadari itu loh ry sampai peristiwa itu terjadi....he3x....kata orang jawa bilang sih, kalau pas weton itu nggak boleh kemana-mana, biasanya ada aja halangan melanda....wah aku sih nggak pernah percaya takhayul itu...nasibku udah ku serahkan pada Alloh Sang Pemberi Nikmat.

Pagi itu aku bangun dengan cepat, abis subuhnya cepat sekali diMalang ini, Jam 04 udah shubuh, kemudian aku bergegas menuju masjid terdekat dari rumah ini. Pulang dari sana kulanjutkan untuk tilawah sebentar dan kemudia nyetel TV mncari siaran berita, wah berita apa jam 5 pagi...he3x tapi aku bisa melihat Kuliah subuh yang nggak pernah aku tonton selama dimedan, karena subuhnya kan jam 5.00 jadi nggak sempat nontonnya. dan satu lagi aku nggak punya TV ry....malu jadinya.....nonton kalau numpang tidur dirumah kawan yang punya TV.he3x

berjalan sejenak keluar merasakan udara pagi yang sejuk dan menyegarkan dikota malang, tapi kurasakan ada perbedaan yang mencolok, udaranya sudah tidak sedingin 2 tahun yang lalu ketika aku berkunjung pertama kali ketempat kost adikku itu. mungkin gara2 ulah manusianya juga ya, polusi sudah merusak ekosistem kota malang.

Pagi itu aku ngak bisa kemana-mana karena mungkin capek selama perjalanan kemarin kali ya, tapi nggak juga....pagi itu aku habiskan untuk kewarnet. wah 2 hari nggak megang internet kayak orang stress aja.....he3x...abis udah cinta kali ya ama internet. :) jam 11.00 aku pulang dan bersiap untuk melaksanakan sholat jum'at. rencananya sih hari ini aku mo jalan2 ketempat teman2 KAMMi dimalang, kalau kemarin aku sowan ke KAMMDA dan ketempat Tim Suara Persaudaraan. Tapi karena nggak ada kawan akhirnya aku menunggu sihendri (tetangga diBagan dulu yang kuliah diMalang) ba'da jum'at dia nggak keliatan, akhirnya aku tidur dulu ry..........

tepat jam 15.00 aku terbangun dengan azan ashar, tapi aku udah jama' sholatnya....dan kebetulan sihendri ada disitu dan kuajak "jalan yuk ndri !"
kataku....."Nang ndi Mas !" Hendri menimpali....." Mlaku-mlaku nang KAMMDA, weruhkan dalane, Mas wis lali " kataku...."Yo ayuk....akupun kosong kok!"

Akhirnya sore itu kami berangkat menuju KAMMI Malang. memang sudah lupa sih jalannya karena udah lama nggak datang kesana....lagian jalannya masuk kedalam gang-gang. akhirnya kami ketemu akhwat dan memberanikan diri untuk bertanya dimana markas KAMMI. selang 5 menit kamipun ketemu ama markas itu. kebetulan saya nggak asing lagi dengan Markas KAMMI Malang karena dulu pernah datang kesini, waktu zaman gusdur......tapi saat itu saya lihat kantornya tutup nggak ada orangnya, yang buka cuman kios disebelahnya yang merupakan gubahan garasi mobil menjadi toko buku....dan disewa oleh seorang ikhwah pak isa anshori namanya (beliau ketua DPC dimalang ).

Kemudian aku masuk ry kedalam untuk menanyakan teman2 yang ada disebelah, setelah disalami aku bertanya pada mereka, tapi mereka mengatakan tidak tahu, mungkin pada kuliah semua.......ya udah kataku, sambil melihat-lihat buku islami disekelilingku......

belum ada satu menit aku didalam ry,tiba-tiba datang serombongan massa yang beratribut PDIP berhenti didepan kantor KAMMI. aku sih sebelumnya cuek aja, mungkin mereka baru pulang kampanye kali......tapi tiba2 mereka masuk kedalam toko buku dan tiba2 menghancurkan etelase buku yang ada disana.....
langsung aku tanya, ada apa nih mas....kok langsung marah2...eh bukannya jawaban yang mereka beri tapi malah tonjokan dan lemparan botol, batu dan kayu....wah gawat nih kataku....aku nggak bisa berbuat apa-apa nih.....mereka langsung merangsek masuk kedalam toko melempari semua kami yang ada didalam.....pada waktu itu aku berada dipaling luar dekat ama mereka...sedangkan yang lain berada dibalik etalase . dan mereka berlindung dibalik etalase itu....tapi aku harus menerima serangan itu dengan tangan terbuka....Ya Alloh, kok bisa gini sih teriakku...aku hanya takbir Allohu Akbar dan berusaha untuk menangkis serangan dari mereka....kemudian ada seorang bertubuh besar maju kearahku sambil membawa botol madu besar berisi. dan sekonyong-konyong diarahkan kekepalaku....Ya Alloh, dengan refleks langsung kutangkis serangan itu pakai tangan....akhirnya tanganku terluka, dan madunya membasahi bajuku......Allohu Akbar....aku sudah nggak bisa apa-apa lagi nih ry... yang pertama memang aku sempat shock karena tiba2 serangannya dan aku nggak tahu persoalan apapun ry......

kemudian setelah puas melempar mereka menarikku keluar dari toko buku itu...setelah diluar orang 2 PDIP itu sudah menungguku dengan jotosan2......akhirnya aku dibawa kejeep mereka untuk diamankan disana....pada saat itulah aku langsung kontak ketemanku lewat hp yang saat itu aku bawa bersama......tapi bingung mo ngontak siapa ???? akhirnya sadeq yang pertama kali kukontak....tapi cuman sebentar ry.....akhirnya aku dibawa pakai jeep itu dan masuklah 6 orang centeng PDIP menginterogasiku didalam....sambil menanyakan identitasku mereka menghajarku...aku nggak terima itu, akhirnya aku melawan dan pada saat yang tepat kulihat ada polisi yang sedang menuju kearah depan mobil ini....

aku langsung teriak sambil menendang-nendang kaca jeep itu....akhirnya mobil dihentikan oleh opsir polisi itu...alhamdulillah aku bisa lolos dari penculikan itu....Allohu Akbar...belum saatnya aku syahid Ya Alloh... mungkin engkau akan gantikan dilain waktu dan tempat.

setelah itu aku diamankan oleh reserse untuk dibawa kepolrestas beserta rekan2 yang lain....kulihat ada 5 orang bersamaku...ada yang cukup parah, yaitu pak Isa menderita luka di bagian kening karena dihantam dengan botol berisi madu dan luka di siku kanan-kiri karena menahan seretan. Kening bagian kiri Khoirul robek
sepanjang sekitar 6 sentimeter dan lebar 0,4 sentimeter. Lecet-lecet di bagian tangan. Bajunya bersimbah darah yang jatuh dari bagian kepala. Fauzi menderita luka di kening dan siku kanan-kiri, perut memar karena dipijak-pijak. Agus menderita lebam di bagian tengkuk karena dipukul dengan botol dan potongan kayu.

kami langsung diarahkan ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. Sjaiful Anwar (RSSA) untuk divisum. Setelah dari sana kami kembali ke polresta malang untuk ditanyai sebagai saksi atas peristiwa tersebut. cukup melelahkan juga, udah sorenya bonyok eh malamnya disuruh jadi saksi pula, tapi demi kebenaran aku siap mengemban amanah itu....ceileee...tapi ya begitulah kejadiannya.

ada sesuatu yang membuatku terperangah dengan kinerja polisi disana. yang pertama mereka terlalu sopan dan lembut, mungkin gaya orang jawa kali ya...ngak tahu kalau ditempat lain. terus untuk fasilitas, rupanya para perwira polisi itu mengaku membeli sendiri seluruh peralatan yang ada dikantor itu...mulai dari meja, kursi, komputer...wah kok bukannya dari pemerintah kataku...tapi timpal mereka nggak ada subsidi itu........

program yang dipakai juga masih kelas lama....he3x under dos dengan WS sebagai software aplikasinya...walah...gimana mo nangkep para hacker nih jika peralatannya aja masih tradisionil gitu :))

kemudian saat itu sudah pukul 24.00 WIB, aku belum juga rampung untuk ditanyai...abis polisi itu sudah keliatan capek...udah 2 hari dia nggak pulang dan tidur.....sampai2 dia melontarkan ucapan kepada bossnya yang kebetulan berada disampingnya...." Aku ini kerja bukan hanya cari uang saja, tapi ketenangan dan kebahagiaan. Kalau mungkin bapak izinkan aku pensiun, hari ini juga akan aku ajukan surat pensiun itu !" katanya......tapi atasannya malah tersenyum....mungkin dikiranya main-main aja....walah-walah. memanglah atasan yang nggak tahu nasih anak buahnya...

aku juga belum makan apapun saat itu....aduh perutku udah keoncongan nih...mo pulang nggak dikasih, tanggung katanya....so'alnya BAPnya mo disiapkan malam ini juga.akhirnya polisi itu memberi jatah makan malamnya padaku...." Wis pangan wae segoku iki....gak popo" katanya....he3x akhirnya karena kelaparan dan kecapaian aku makan juga tuh nasi.

setelah selesai interogasi, kukira udah selesai, eh tiba2 printernya macet...walah....akhirnya aku disuruh ngerjain printer mereka untuk ngeprint BAP tsb yang harus aku tanda tangani.....Alloh lagi memberi ujian padaku pada hari ini....:((

akhirnya aku pulang dijemput oleh adikku alham....mereka telah pulang dari wisuda fakultas yang seharusnya aku hadiri tapi tidak bisa karena insiden ini....mereka sebelumnya tidak tahu kalau aku terkena insiden tsb, ibu ku sendiri tahunya setelah ngeliat berita di TV besok harinya.....saat itu aku memang nggak mo ngasih khabar ke mereka, takut mereka shock.......

sampai dirumah aku langsung tidur pulas.....

( sorry ry, aku cerita setelah sekian lama dari insiden itu....)

Malang Penuh Kenangan (1)

Malang ( Apel City) Kamis, 25 Maret 2004

KAmis malam aku bersama ibu sampai dikota malang setelah menempuh perjalananan yang selama ini tidak pernah kami bayangkan, so'alnya naik montor mabur...he3x sungguh nikmat Alloh yang senantiasa disyukuri......selama ini perkiraan kami malang itu sungguh jauh, membutuhkan waktu yang berhari-hari untuk menuju kesana sebagaimana kami dulu pindah dari jawa timur yang harus terombang-ambing dilautan luas selama satu minggu. tapi hari ini kami bisa menempuhnya dalam waktu 4 jam kalau ditotal naik pesawatnya.

kami berangkat dari medan pukul 09.45 hari kamis dengan mengendarai mandala airlines sampai dibandara sukarno hatta, jakarta pukul 13.00 WIB. kemudian kami akan melanjutkan kepesawat berikutnya yaitu lion air tujuan jakarta - surabaya tepat pada jam 15.00 WIB. kami diairport udah ada yang jemput yaitu my sister leni yang senantiasa sabar menunggu kedatangan kami berdua. Untuk ke menuju retrieval ke Surabaya kami terpaksa menuju terminal b dibandara sukarno hatta yang harus ditempuh naik angkot lagi.

Sampai dibandara juanda surabaya sekitar pukul 16.50 WIB dan langsung mengendarai damri bandara untuk menuju terminal bungarasih. Kemudian melanjutkan perjalanan kembali naik bus patas menuju kota malang. Ibu keliatan capek sekali, walau keliatannya cuman satu hari, gimana kalau ibu naik kapal atau bus ??? wah bisa semaput beliau....he3x

Sampai diterminal Arjosari Malang tepat pukul 18.00 WIB dan adikku Alham beserta istrinya Wati sudah menunggu disana.....kulihat iparku itu, eh ternyata masih anak2...he3x...orangnya lugu dan polos. tapi cantik ding....pandai juga adikku itu cari pasangan hidupnya....

Sampai dirumah besan, eh rumah adik iparku itu langsung disambut ramah oleh Ibu dan Ayahnya.....Rumahnya sederhana kok dan mereka berasal dari keluarga sederhana, sama dengan kami dong, tapi kami lebih sederhana lagi...he3x.

malam itu dihabiskan untuk ngobrol sesama keluarga dan istirahat.


bobo' dulu ya........besok sambung lagi ya ry

Monday, April 12, 2004

Kampanye Bersama Ibunda

Rabu, 24 Maret 2004

Pagi Itu Cuaca begitu cerah dengan gagahnya Sang Fajar menampakkan sinar keperkasaannya. Ba'da Sholat Shubuh ana Melantunkan Tilawah Kesyukuran atas nikmatnya selama ini dimarkas Dakwah DPW PK-Sejahtera Sumut .....sambil menunggu Ibunda Datang dari Kampung Halaman.

Pukul 08.00 akhirnya Ibunda datang seorang diri dengan wajah terlihat capek, karena abis mabuk naik kendaraan...maklum ibunda jarang bepergian jauh2. Inilah mungkin beliau bepergian jauh. Akhirnya ana jumpai beliau dan mencium tangan sayangnya...dimana dulu dengan tangan itu ia merawat ana sampai tumbuh dewasa :(( kok malah terharu sih....

Pagi itu terpaksa harus nyari tempat untuk berteduhnya ibunda sampai besok pagi, karena nggak mungkin ana suruh ibunda tinggal di DPW...itu kan markas dakwah yang isinya ikhwan semua yang lagi menunggu proses2 tertentu...he7x.....

alhamdulillah dapat juga pagi itu dirumah kost-kostan akhwat....akhirnya ibunda ana bawa kekostnya lala untuk istirahat disana.paginya ana suruh istirahat supaya siang bisa diajak ikut kampanye nasional.

Siang itu Ana ama Ibunda berangkat ikutan kampanye naik motor punyanya bang hendro. tapi nggak ikutan gabung dengan barisan partisan. lalu sampai disana langsung dipisah...yang ikhwan sebelah kanan, akhwat sebelah kiri...hehehehe....akhirnya ibunda ana biarin sendiri dilokasi akhwat.....ana sendiri berjalan menuju panggung.....wah macam artis aja...nggak kok cuman mo ketemu ama teman2 al-maidany dipentas dan ketemu ama ustadz hidayat nurwahid, snada, n igo ilham.

ana sendiri kebagian tugas ngumpulin dana dari para simpatisan yang ikut meramaikan lapangan merdeka medan. subhanallah, kalau tahun 1999 PK nggak berani buat acara disini karena nggak ada massanya. tapi beda dengan pemilu kali ini. subhanallah, lapangan merdeka medan dipenuhi massa putih dengan panji2 keadilan sejahtera.

acara kampanye dihiasi dengan nasyid dari Maidany, Suara Perspektif dan Snada. kemudian orasi politik oleh Igo Ilham, Ust. Hidayat Nurwahid, ust. Latief Khan. S.Ag dan ditutup do'a oleh ust.Abdul Halim Harahap ( caleg DPD dari Medan )

acara usai jam 16.00 saat azan ashar berkumandang...betapa indahnya suasana itu, jarang dilihat diPartai-partai lain....dan ana juga pulang bersama ibunda ke tempat kost.



Tuesday, March 02, 2004

10 Muharram 1425 H

Meet you Again Ry,

1 Maret 2004 tidak sadar sudah masuk 09 Muharram 1425 H, tidak terasa tahun telah berganti, waktu demikian cepat berlalu meninggalkan diriku yang belum ada berbuat apa-apa. Pohon Jambu didepan kantor yang seminggu lalu masih lebat buahnya, sekarang sudah tinggal batangnya saja....karena udah diabisin oleh anak-anak sekitarnya....

ry, aku hari ini lagi shaum 10 Muharram dan sudah didahului kemarin, karena Rasulullah pernah menjawab pertanyaan para sahabat tentang Membedakan Shaum Muslim dengan kaum yang lain seperti Yahudi dan Nasrani yang juga merayakan hari itu....Rasulullah menjawab maka Puasalah satu hari sebelumnya, seandainya aku masih bersama kalian tahun depan, insya alloh aku akan bershaum satu hari sebelum 10 Muharram yaitu 9 muharram.

alhamdulillah aku bisa melaksanakan shaum seperti yang dicita-citakan Rasulullah SAW walaupun beliau belum pernah melaksanakannya tapi beliau sudah ada niat untuk itu...

Hari ini aku habiskan untuk chatting dan browsing aja ry......kepingin bagi2 pengalaman aja dengan teman2 via cyber, walaupun saya tahu ry, nggak banyak manfaat yang bisa dihasilkan disana cuman buang2 waktu aja...tapi untuk refreshing aja ry.....

kemarin adikku alham nelpon dari malang, terpancar nada kesedihan dari kata2nya. walaupun ia jarang menelponku, apalagi saat ia menikah ia tidak ada menelponku cuma mengirim sms minta do'a restu.....aku sih berhusnudzon aja ry, mungkin dia tidak punya uang untuk nelpon masnya.....tapi aku sendiri merasa sedih ry, aku belum bisa menjadi mas yang baik buat adik2ku...tidak ada ketauladanan yang bisa aku berikan untuk mereka.....komunikasi diantara kami terputus ry, wallahu'alam kenapa...apa karena aku nggak pernah menghubungi mereka atau mereka sudah lupa dengan masnya....padahal kan banyak media yang bisa dipakai untuk itu....atau aku terlalu egois ry, sebagai mas hanya mengharapkan yang lebih muda menghubungi yang lebih tua....tapi itu kan wajar ry....tapi nggak tahu kenapa bisa seperti itu....saya juga melihat adikku itu terlalu keras kepala...udah deh....hanya Alloh lah yang tahu....

Dia menelpon mengabarkan bahwa istrinya setelah 3 hari menikah langsung masuk rumah sakit, karena harus melakukan operasi usus buntu.....katanya penyakit lama yang kambuh dan hari itu mencapai puncak yang mengharuskan untuk dioperasi.......dan ia harus dirawat dirumah sakit selama 2 minggu, ia menelpon setelah minggu ketiga.....kenapa nggak dari kemarin nelponnya....lagi2 aku kesal ry.....dan jelas2 dia menelpon mengharapkan bantuan uang untuk biaya pengobatan istrinya.....huh....(kalau lagi butuh nelpon, kalau senang nggak ingat sama saudaranya) astaghfirullah kok aku suudzon lagi sih.......forgeted....sekarang masalahnya ia butuh uang secepatnya untuk bea pengobatan..

tapi ry, aku bukannya nggak mau bantu....kondisiku sendiri juga memprihatinkan....aku betul nggak bisa nyimpan duit ry, bayangkan saja aku bulan yang lalu habis terima gajian tgl 27 dan tanggal 4 aku sudah nggak megang duit lagi ry ampe sekarang.....gimana tuh aku bisa hidup tanpa uang sepeserpun dikantong......untuk makan untung masih ada kakak disebelah yang berbaik hati memberikan pinjaman untuk bisa makan utang diwarungnya....subhanallah Alloh masih sayang ama hambanya.....

ry, walaupun aku sudah kerja tapi aku masih belum bisa memanage perekonomianku....setiap aku ada uang, gatel kaki dan tangan ini untuk melangkah ketoko buku untuk cari buku baru.....akhirnya tanpa kusadari uang itu habis sebelum waktunya....kapan ya ini bisa berakhir.....aku malah berangan-angan nanti kalau punya istri yang bisa memanage uang deh...biar nggak terlalu boros dalam pengeluaran....

tapi aku akan berusaha untuk minjam uang untuk adikku, mungkin dibayar nyicil dari gajiku, yang penting saudaraku tidak sengsara hanya karena uang,biarlah aku yang menanggungnya ry...kasihan dia, baru nikah udah dilanda cobaan........

Ya Alloh, sembuhkanlah penyakit yang diderita adik iparku (wati) dan berilah kepada mereka berdua rezeki yang cukup agar mereka bisa membina keluarga sakinah mawaddah wa rahmah, tidak kekurangan dalam hal rezeki......

Ya Alloh, pertemukanlah diriku dengan jodoh yang engkau kehendaki...walaupun hati ini ingin memilih sendiri, tapi semuanya aku serahkan sepenuhnya padaMu Ya Rabb......

okey ry, aku berharap Muharram ini bisa membawa diriku kepada perubahan diri menjadi lebih baik.....

Wassalam

Thursday, February 26, 2004

Jika Ikhlas Pertolongan Alloh Semakin Dekat

Medan yang lagi mendung,

maaf ry, baru hari ini kujumpai dirimu lagi disaat penantianku yang tiada pasti. satu amanah sudah aku selesaikan. tapi itu juga berkat bantuan teman2 diHumas KAMMI Daerah SUMUT.mungkin ini perlu aku ceritakan ry padamu, so'alnya ini bisa jadi cerita untuk anak cucuku nanti tentang arti perjuangan dan keikhlasan........wah tapi takut ujub nih....okey deh ini kan untuk menuliskan ide yang masih tersimpan dalam memory, takut hilang memorynya...

Alhamdulillah acara pelatihan integral kehumasan KAMMI Dasu selesai dengan sukses, kenapa dibilang seperti itu, ya banyak faktor....
acara ini memang menjadi program kerja dept.ku ry....dan aku selaku ketua humas wajib untuk merealisasikan program tsb. hampir satu tahun kepengurusan acara itu belum terealisasi, dulu aku limpahkan wewenang itu kepada staff humas yang lain, dimana beliau mengkoordinir panitia dari tiap2 komisariat untuk mensukseskan acara itu. tapi sampai 2 kali pelimpahan wewenang acara itu tetap batal dilaksanakan.......

akhirnya ana nggak bisa membatalkan acara ini lagi walaupun ana sendiri yang akan kerja......dan jadilah ana yang menyusun acara ini dari pembuatan proposal, pencarian dana, peminjaman tempat, pencarian pembicara, publikasi acara, dll......ana menjadi ketua panitia acara tsb, dan Master Of trainingnya juga....serta instruktur tetap :((

tapi memang hasil dari prosesnya tidak optimal, bagaimana ana harus membagi waktu antara tugas kantor (kerjaan rutin) dengan tugas dakwah dalam KAMMI. sampai gara2 sering keluar ana ditegur ama boss ry......tapi ry aku sudah berusaha semaksimal mungkin...tapi memang reward dari perusahaan itu tidak ada....bayangkan setiap jam yang ana nggak hadir itu akan ana gantikan sampai malam hari dan bahkan lembur tanpa dibayar.....tapi mereka tetap tidak bisa terima dengan hal itu....jadi ya kita jalan aja deh....ah itu kan urusan dunia...

ini terlihat ry, 1 hari menjelang hari H, dana yang terkumpul baru 60 rb rupiah dari 4 jt dana yang ditaksasikan......ini sangat berefek kepada tempat pelaksanaan yang seharusnya di BLPP Medan dengan taksiran dana menginap peserta dan peminjaman aula sekitar 1,2 jt belum kamarnya lagi yang setiap orang itu ditaksir 8 rb permalam. terus konsumsi peserta yang belum jelas, karena nasi ummatnya belum jelas semua.spanduk belum ada, foto belum ada, bingkisan untuk pembicara juga nggak ada.....itu kondisi 1 hari menjelang hari H.

tapi itu tidak menyurutkan ana dan 3 orang akhwat humas yang membantu dalam acara tsb.ana masih memompakan semangat untuk mereka, ana pernah mencontohkan ada seorang ustadz yang diamanahi membuat acara dan sampai malam menjelang hari H belum terkumpul dana sedikit pun....dan peserta sudah diundang begitu juga dengan pembicara, tapi subhanallah pada hari H pertolongan Alloh itu datang......akhirnya mereka tetap semangat dan tetap melanjutkan acara tsb.

tapi memang itu juga yang aku alami ry, pertolongan Alloh itu datang.....pada hari H ana dapat telepon dari akhwatnya bahwa tempat acara alternativ yang ana loby itu dikabulkan, tempat acara berpindah dari gedung BLPP ke Aula Universitas Muslim Nusantara tanpa biaya alias gratis (mungkin bayar uang kebersihan lah), lalu ada masuk proposal yang tidak kita duga2 sebesar 250 rb, dan peserta yang sebelumnya tidak ada pada hari terkumpul 23 orang dimana targetnya cuman 30 orang.........ana langsung terduduk lemas, subhanallah, walhamdulillah, allahu akbar....engkau tunjukkan kuasamu ya Alloh.

pukul 16.00 WIB acara ini dimulai, ana pamit dari tempat kerja untuk mempersiapkan segala sesuatunya untuk acara ini.....ana beserta akh zul (sekum kammdasu) berangkat kelokasi acara....dan membuka acara tsb dan masuk langsung kemateri I oleh bang isfan dahrian....

semua pemateri bisa terhubungi dan bisa datang, cuman satu pemateri aja yang tidak bisa datang karena ada halangan, ya akhirnya ana sendiri yang menggantikannya ry.....

ana melihat walaupun sendiri dan sempat keteteran karena harus ngurusin acara, instruktur, ngubungi pemateri, ngopi makalah, masukkan makanan keforum dan foto acara, tapi masih bisa ana kerjain semuanya....yang akhwatnya masih antusias didapur menyiapkan konsumsi untuk acara ini.....

ana nggak bisa ngomong apa-apa lagi ry pada saat penutupan cuman jazamullah khairan katsiraa ( semoga Alloh membalas apa yang telah kita kerjakan dengan ikhlas ini ).

okey deh itu dulu ry ya....ini dah mepet, barusan pak pandapotan nelpon untuk segera datang ngajar disana :D

besok kita sambung lagi ya ry...

wassalam